
BANYUWANGI — Menjelang pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025, Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi menggelar tasyakuran dan karya bakti di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (28/5/2025). Kegiatan ini menjadi bagian awal dari rangkaian pra-TMMD yang bertujuan memperkuat kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan pedesaan.
Acara tasyakuran yang berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han. Turut hadir unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Siliragung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang antusias menyambut kegiatan tersebut.
“Tasyakuran ini bukan sekadar doa bersama, tetapi juga simbol awal kerja nyata. Kita ingin TMMD ini diawali dengan semangat produktif dan langsung memberi manfaat kepada masyarakat,” ujar Letkol Arh Joko Sukoyo di lokasi acara.
Setelah tasyakuran, kegiatan dilanjutkan dengan karya bakti berupa pembongkaran jembatan lama menggunakan alat berat Excavator. Jembatan tersebut akan digantikan dengan infrastruktur baru yang lebih kokoh dan aman, sesuai kebutuhan akses transportasi warga.
Masyarakat sekitar menyambut hangat pelaksanaan pembangunan tersebut. Warga menyampaikan rasa syukur atas realisasi proyek yang telah lama mereka nantikan. Keterlibatan aktif warga dalam kegiatan karya bakti juga mencerminkan eratnya sinergi antara TNI dan masyarakat desa.
TMMD ke-125 tahun 2025 mengusung semangat produktif, inovatif, dan adaptif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik seperti infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga menyasar aspek nonfisik seperti penyuluhan, pelayanan kesehatan, dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Sebagai informasi, TMMD merupakan program lintas sektoral yang digelar secara rutin antara TNI, kementerian, pemerintah daerah, dan komponen masyarakat. Tujuannya adalah mempercepat pembangunan di wilayah tertinggal, terpencil, dan perbatasan. Berdasarkan data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, terdapat lebih dari 13.000 desa tertinggal di Indonesia per tahun 2023 yang menjadi sasaran prioritas percepatan pembangunan.
Kodim 0825/Banyuwangi berharap, pelaksanaan TMMD tahun ini dapat memperkuat ketahanan wilayah serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui pembangunan yang merata dan berkelanjutan.