google.com, pub-4375986082230734, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Polresta Malang dan PBSI Gelar Kejurkot Kapolresta Malang Kota Open 2025, Jaring 400 Atlet Muda

KOTA MALANG — Upaya mencetak atlet bulu tangkis unggulan di Kota Malang terus digencarkan. Polresta Malang Kota bersama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Malang resmi menggelar Kejuaraan Kota (Kejurkot) Kapolresta Malang Kota Open 2025, yang berlangsung di Malang Badminton Arena, Jalan Raya Langsep, mulai 27 hingga 30 Mei 2025.

Turnamen ini diikuti sekitar 400 atlet dari berbagai klub bulu tangkis lokal. Mereka bersaing dalam berbagai kategori usia, termasuk kelompok usia dini hingga veteran. Penambahan kategori veteran menjadi daya tarik tersendiri dalam edisi kejuaraan tahun ini.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono melalui Kasihumas Ipda Yudi Risdiyanto menyatakan, Kejurkot ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya pembibitan atlet muda berbakat sejak dini.

“Kejuaraan ini adalah komitmen kami dalam menjaring atlet-atlet muda berpotensi dan memperkuat pembinaan olahraga bulu tangkis di Kota Malang,” ujar Ipda Yudi, Rabu (28/5).

Lebih lanjut, kejuaraan ini juga dimaksudkan sebagai kampanye gaya hidup sehat di tengah masyarakat. Menurutnya, olahraga tidak hanya memperkuat fisik, tetapi juga membentuk karakter dan disiplin generasi muda.

“Selain memberikan panggung bagi atlet muda, kami juga fasilitasi nomor veteran sebagai bagian dari gerakan hidup sehat lintas generasi,” tambahnya.

Kejuaraan ini juga berperan penting dalam menanamkan nilai sportivitas dan mental bertanding yang tangguh. Polresta Malang Kota ingin berkontribusi bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membina generasi muda yang sehat dan berprestasi.

Sementara itu, Ketua Umum PBSI Kota Malang, Heri Mursid Brotosejati, menegaskan bahwa Kejurkot 2025 menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan Kota Malang sebagai salah satu kekuatan bulu tangkis di Jawa Timur dan tingkat nasional.

“Pembibitan atlet ini sangat penting, apalagi tahun ini Kota Malang juga menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Maka pembinaan atlet lokal harus maksimal,” jelas Heri.

Menurutnya, persaingan antar klub saat ini semakin ketat. Banyak atlet potensial dari daerah yang bergabung ke klub-klub besar nasional seperti PB Djarum. Namun, PBSI Malang tetap optimis bisa mencetak prestasi, terutama di nomor ganda putra.

“Kami yakin, dengan komposisi pemain yang ada, peluang untuk menembus empat besar bahkan meraih medali sangat terbuka,” ujarnya.

Dengan semangat sportivitas, komitmen pembinaan jangka panjang, serta kampanye pola hidup aktif, Kejurkot Kapolresta Malang Kota Open 2025 diharapkan menjadi fondasi penting bagi lahirnya atlet-atlet bulu tangkis unggul dari Kota Malang.